Psychosocial Aspects of Anthropology of Adolescent Mothers During Pregnancy and Childcare
Vol. 1 No. 6 (2026)
This article discusses the role of midwives in health promotion from sociological and anthropological perspectives. Midwives are viewed not only as healthcare providers, but also as social and cultural mediators who bridge modern medical practices with local community values and traditions. The study highlights that the effectiveness of health promotion is strongly influenced by social trust, cultural sensitivity, and the ability of midwives to adapt health communication to local socio-cultural contexts. The findings emphasize the importance of strengthening culturally responsive healthcare approaches to support sustainable health behavior change within communities. The results of this study have also been published in the book Psychosocial Aspects of Reproductive Health (ISBN 978-634-97007-1-9).
ANALISIS TERAPI LEARNING PSIKOSUFISTIK DALAM PENGUATAN SPRITUAL
Vol. 1 No. 6 (2026)
Analisis terapi learning psikososfistik dalam penguatan spiritual merupakan kajian yang memadukan pendekatan psikologi, tasawuf, dan proses pembelajaran batin dalam upaya pembinaan kejiwaan manusia. Pendekatan ini menempatkan spiritualitas sebagai bagian penting dalam pembentukan kesehatan mental, pengendalian emosi, serta penguatan hubungan manusia dengan Allah. Dalam perspektif tasawuf, proses penyembuhan dan penguatan spiritual tidak hanya dilakukan melalui terapi psikologis, tetapi juga melalui latihan rohani seperti zikir, tafakur, muhasabah, dan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs).
Terapi learning psikososfistik berfungsi sebagai sarana pembelajaran spiritual yang membantu individu memahami kondisi batin, mengendalikan dorongan negatif, serta membangun kesadaran diri yang lebih mendalam. Pendekatan ini mengintegrasikan nilai-nilai sufistik dengan konsep psikoterapi modern sehingga mampu memberikan keseimbangan antara kebutuhan spiritual dan psikologis manusia. Dalam praktiknya, terapi ini dapat dilakukan melalui pembinaan zikir, konseling spiritual, refleksi keagamaan, terapi kontemplatif, dan penguatan nilai-nilai tauhid dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi learning psikososfistik memiliki relevansi yang kuat dalam penguatan spiritual masyarakat modern yang menghadapi tekanan psikologis, krisis makna hidup, dan degradasi moral. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada penyembuhan gangguan kejiwaan, tetapi juga pada pembentukan karakter, ketenangan batin, dan peningkatan kualitas spiritual individu. Oleh karena itu, terapi psikososfistik dapat dikembangkan sebagai model pembelajaran spiritual holistik dalam bidang pendidikan, psikoterapi Islam, dan pembinaan kesehatan mental berbasis nilai-nilai tasawuf.
DOA, KESATUAN, DAN PENANTIAN ROHANI: KAJIAN TEOLOGIS TERHADAP KISAH PARA RASUL 1:12–14
Vol. 1 No. 6 (2026)
Artikel ini membahas makna teologis doa, kesatuan, dan penantian rohani dalam Kisah Para Rasul 1:12–14 sebagai bagian penting dari persiapan para murid sebelum pencurahan Roh Kudus pada peristiwa Pentakosta. Fokus kajian diarahkan pada kehidupan komunitas para rasul yang tetap bertekun dalam doa, hidup dalam kesatuan, dan menantikan penggenapan janji Tuhan setelah kenaikan Yesus Kristus. Perikop ini dipahami sebagai fondasi spiritual gereja mula-mula dalam menghadapi masa transisi menuju pelayanan yang dipimpin oleh Roh Kudus.
Kajian teologis menunjukkan bahwa doa dalam Kisah Para Rasul 1:12–14 bukan sekadar aktivitas religius, melainkan bentuk ketergantungan penuh kepada Allah dan sarana membangun kesiapan rohani. Kesatuan para murid mencerminkan pentingnya persekutuan, kebersamaan iman, dan keselarasan hati dalam kehidupan gereja. Sementara itu, penantian rohani dipahami sebagai sikap iman yang aktif, sabar, dan taat terhadap janji Allah, bukan sikap pasif tanpa pengharapan.
Artikel ini juga menyoroti relevansi nilai-nilai tersebut bagi kehidupan gereja dan orang percaya masa kini. Di tengah tantangan perpecahan, individualisme, dan melemahnya kehidupan doa, Kisah Para Rasul 1:12–14 memberikan teladan tentang pentingnya membangun komunitas yang berdoa, hidup dalam persatuan, dan memiliki kepekaan rohani terhadap kehendak Tuhan. Dengan pendekatan biblika dan teologis, penelitian ini menegaskan bahwa doa, kesatuan, dan penantian rohani merupakan unsur mendasar dalam pertumbuhan iman serta keberlangsungan pelayanan gereja.
STUDI ALKITAB TENTANG PENCURAHAN ROH KUDUS: MAKNA TEOLOGIS DAN IMPLIKASINYA BAGI KEHIDUPAN ORANG PERCAYA
Vol. 1 No. 6 (2026)
Artikel ini membahas pencurahan Roh Kudus dalam perspektif studi Alkitab dengan menyoroti makna teologis serta implikasinya bagi kehidupan orang percaya. Kajian difokuskan pada peristiwa Pentakosta dalam Kitab Kisah Para Rasul sebagai penggenapan janji Allah dan awal pelayanan gereja mula-mula. Penelitian ini menelaah bagaimana Roh Kudus dipahami sebagai sumber kuasa rohani, pembimbing kehidupan iman, serta sarana pembentukan persekutuan umat percaya.
Secara teologis, pencurahan Roh Kudus dipahami sebagai karya Allah yang menghadirkan pembaruan hidup, pengudusan, keberanian bersaksi, dan pertumbuhan iman. Artikel ini juga mengkaji hubungan antara karya Roh Kudus dengan misi gereja, karunia rohani, serta transformasi karakter orang percaya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembahasan menyoroti berbagai pandangan teologis mengenai baptisan Roh Kudus dan relevansinya dalam konteks gereja masa kini.
Implikasi praktis dari pencurahan Roh Kudus menunjukkan bahwa kehidupan orang percaya tidak hanya berorientasi pada pengalaman spiritual, tetapi juga pada pertumbuhan moral, kesatuan jemaat, pelayanan, serta kesaksian di tengah masyarakat. Melalui pendekatan biblika dan teologis, artikel ini menegaskan bahwa Roh Kudus memiliki peranan sentral dalam membangun kehidupan Kristen yang dewasa, aktif dalam pelayanan, dan setia kepada ajaran firman Tuhan.
Literasi dan Teknologi Pendidikan
Vol. 1 No. 6 (2026)
Buku Literasi dan Teknologi Pendidikan membahas secara komprehensif hubungan antara perkembangan literasi dengan pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan modern. Perubahan yang terjadi pada era digital menuntut adanya perluasan makna literasi, tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital, literasi informasi, serta kemampuan berpikir kritis dalam memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan yang tersedia melalui teknologi.
Buku ini menguraikan konsep dasar literasi dalam konteks pendidikan, perkembangan teknologi pendidikan, serta integrasi keduanya dalam proses pembelajaran. Pembahasan mencakup berbagai strategi pemanfaatan teknologi sebagai media dan sumber belajar, penggunaan platform digital dalam pembelajaran, serta peran teknologi dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Selain itu, buku ini juga mengkaji tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasi teknologi pendidikan di era transformasi digital. Dengan pendekatan yang sistematis dan kontekstual, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam memahami pentingnya penguatan literasi serta pemanfaatan teknologi secara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi abad ke-21.
Metodologi Studi Islam
Vol. 1 No. 6 (2026)
Buku Metodologi Studi Islam mengkaji berbagai pendekatan dan metode ilmiah yang digunakan dalam memahami Islam sebagai objek kajian akademik. Islam tidak hanya dipahami sebagai ajaran normatif, tetapi juga sebagai fenomena historis, sosial, dan kultural yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, studi Islam memerlukan kerangka metodologis yang sistematis agar kajian terhadap teks, tradisi, dan praktik keislaman dapat dilakukan secara objektif, kritis, dan ilmiah.
Buku ini menjelaskan beragam pendekatan dalam studi Islam, seperti pendekatan normatif-teologis, historis, filosofis, sosiologis, dan antropologis. Selain itu, pembahasan juga mencakup metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, teknik analisis data, serta penggunaan pendekatan interdisipliner dalam mengkaji berbagai fenomena keislaman. Dengan pemaparan yang komprehensif, pembaca diajak memahami bagaimana metodologi berperan penting dalam mengembangkan tradisi keilmuan Islam yang terbuka, rasional, dan kontekstual.
Melalui buku ini, diharapkan mahasiswa, dosen, dan peneliti memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai landasan epistemologis dan metodologis dalam studi Islam. Buku ini tidak hanya memberikan penjelasan teoritis, tetapi juga menjadi panduan praktis dalam melakukan penelitian ilmiah di bidang keislaman, sehingga mampu mendorong lahirnya kajian Islam yang lebih kritis, integratif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer.
BEBERAPA PILAR STRATEGIS DALAM UPAYA MEWUJUDKAN CITA-CITA BAGI GENERASI MUDA
Vol. 1 No. 5 (2026)
Masa depan bukanlah sesuatu yang kita tunggu, melainkan sesuatu yang kita jemput dengan persiapan yang matang. Buku saku ‘CARA MERAIH CITA-CITA: Panduan Pembentukan Karakter dan Manajemen Diri’ hadir sebagai kompas bagi para siswa dalam menavigasi perjalanan pendidikan mereka.
Melalui buku ini, siswa diajak untuk memahami bahwa kecerdasan akademik saja tidaklah cukup. Karakter yang kuat, kemampuan mengelola waktu, keberanian menjaga gaya hidup sehat, hingga kekuatan doa adalah pilar-pilar utama yang akan memperkokoh fondasi kesuksesan.
Disusun dengan bahasa yang ringan dan ilustrasi yang bermakna, dilengkapi dengan kalimat motivasi, glosarium, naskah drama dan refleksi diri dalam dua Bahasa. buku ini menjadi sahabat setia bagi setiap siswa yang bertekad untuk melangkah pasti menuju gerbang masa depan yang gemilang.
Si Jujur DI Simpang Jalan
Vol. 1 No. 5 (2026)
Banyak orang meninggalkan Tuhan. Tetapi sedikit yang benar-benar mencarinya dengan jujur. Di zaman ketika menjadi ateis terdengar cerdas dan menjadi agnostik terasa aman, satu pertanyaan jarang diajukan dengan sungguh-sungguh: Apakah kita sudah benar-benar memeriksa semua kemungkinan?
Si Jujur di Simpang Jalan ditulis untuk Anda yang sedang ragu. Untuk Anda yang lelah dengan jawaban dangkal. Untuk Anda yang tidak ingin lagi mewarisi iman tanpa berpikir.
Buku ini tidak menakut-nakuti. Tidak menghakimi. Tidak memaksa.
Ia justru mengajak Anda melihat lebih dalam: Mengapa manusia tidak pernah puas tanpa makna? Dari mana datangnya suara hati yang berkata “ini salah”? Mengapa kita marah pada ketidakadilan jika hidup ini hanya kebetulan? Mengapa cinta terasa lebih tinggi daripada sekadar naluri? Dan mengapa kematian tidak pernah terasa sebagai akhir yang masuk akal?
Sebelum Anda berkata, “Tuhan tidak ada,” sebelum Anda memilih menjadi ateis atau agnostik, bacalah perjalanan ini sampai selesai. Karena mungkin masalahnya bukan pada Tuhan— melainkan pada gambaran kita tentang-Nya. Dan mungkin, setelah semua pertanyaan dijawab dengan jujur, percaya kepada Allah yang nyata dan peduli bukan lagi terasa seperti lompatan buta,melainkan langkah paling rasional yang bisa diambil manusia.
Di simpang jalan itu, Anda tidak sendirian. Pertanyaannya tinggal satu: Apakah Anda cukup jujur untuk mempertimbangkannya?
“Sebelum menjadi ateis atau agnostik, jadilah jujur.” — Dr. Edi Zakarijah
FILSAFAT PANCASILA DAN ETIKA KEWARGANEGARAAN
Vol. 1 No. 5 (2026)
Buku Filsafat Pancasila dan Etika Kewarganegaraan membahas Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai sistem filsafat yang memiliki dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Melalui pendekatan filosofis, buku ini menguraikan bagaimana nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam memahami hakikat manusia Indonesia, sumber pengetahuan, serta tujuan kehidupan berbangsa. Pembahasan disajikan secara sistematis dan kontekstual, sehingga relevan dengan dinamika sosial, politik, dan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer.
Selain itu, buku ini menekankan pentingnya etika kewarganegaraan sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan sikap kritis, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan global seperti radikalisme, disinformasi, dan krisis moral. Dengan demikian, buku ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis sebagai pedoman dalam membentuk warga negara yang cerdas, etis, dan berkarakter Pancasilais.
Metode Penelitian Hukum
Vol. 1 No. 5 (2026)
Buku Metode Penelitian Hukum: Paradigma, Pendekatan, dan Praktik Penelitian Hukum merupakan karya yang memberikan landasan komprehensif mengenai metodologi dalam kajian ilmu hukum. Buku ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap paradigma penelitian sebagai kerangka berpikir yang mendasari proses ilmiah, termasuk perbedaan antara paradigma positivistik, konstruktivistik, dan kritis dalam penelitian hukum. Dengan demikian, pembaca diarahkan untuk memahami bahwa penelitian hukum tidak bersifat tunggal, melainkan dipengaruhi oleh sudut pandang filosofis yang digunakan.
Selanjutnya, buku ini menguraikan berbagai pendekatan dalam penelitian hukum, seperti pendekatan normatif (doktrinal) dan empiris (non-doktrinal). Pendekatan normatif berfokus pada analisis peraturan perundang-undangan, asas hukum, serta doktrin, sedangkan pendekatan empiris menekankan pada realitas sosial dan implementasi hukum dalam masyarakat. Penjelasan ini dilengkapi dengan contoh konkret sehingga memudahkan pembaca dalam membedakan karakteristik dan penerapan masing-masing pendekatan dalam penelitian.
Pada bagian praktik, buku ini memberikan panduan sistematis mengenai tahapan penelitian hukum, mulai dari perumusan masalah, penyusunan kerangka teori, teknik pengumpulan data, hingga analisis dan penulisan laporan ilmiah. Penekanan pada integrasi antara teori dan praktik menjadikan buku ini relevan bagi mahasiswa maupun akademisi yang ingin menghasilkan penelitian hukum yang metodologis, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
MENGATASI ACNE VULGARIS DENGAN MASKER MORICEN (MORINGA OLEIFERA DAN CENTELLA ASIATICA)
Vol. 1 No. 5 (2026)
Buku ini membahas pemanfaatan dua tanaman herbal, yaitu daun kelor (Moringa oleifera) dan pegagan (Centella asiatica), sebagai alternatif alami dalam membantu mengatasi acne vulgaris atau jerawat. Pembahasan diawali dengan pengenalan karakteristik kedua tanaman, mulai dari asal-usul, ciri fisik, hingga kandungan zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Kelor dikenal kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu melindungi kulit serta mengontrol minyak berlebih, sedangkan pegagan berperan dalam mempercepat penyembuhan luka dan merangsang pembentukan kolagen.
Selanjutnya, buku ini menguraikan bagaimana kandungan alami dalam kelor dan pegagan bekerja secara saling melengkapi dalam perawatan kulit. Kombinasi keduanya memiliki sifat antibakteri (melawan bakteri), antiinflamasi (mengurangi peradangan), serta membantu regenerasi atau pembaruan jaringan kulit. Sinergi ini menjadikan keduanya relevan sebagai bahan dasar masker herbal untuk membantu meredakan jerawat sekaligus memperbaiki kondisi kulit secara bertahap.
Pada bagian akhir, dijelaskan panduan praktis penggunaan Masker Moricen sebagai bentuk inovasi perawatan topikal, yaitu perawatan yang digunakan langsung pada permukaan kulit. Dengan pendekatan alami, sederhana, dan berkelanjutan, buku ini mengajak pembaca untuk kembali memanfaatkan kekayaan hayati Indonesia sebagai solusi perawatan kulit yang lebih lembut, aman, dan ramah bagi kesehatan jangka panjang.
REKAYASA MATERIAL INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN: PENDEKATAN LIFE-CYCLE DAN INOVASI MATERIAL
Vol. 1 No. 4 (2026)
Buku ajar Rekayasa Material Infrastruktur Berkelanjutan membahas pengembangan dan pemilihan material untuk jalan, jembatan, bangunan, drainase, dan geoteknik dengan fokus pada penurunan dampak lingkungan tanpa mengurangi mutu, keselamatan, dan durabilitas. Landasan utamanya adalah life-cycle thinking agar keputusan material tidak hanya berbasis harga awal, tetapi juga kinerja jangka panjang.
Pembahasan mencakup metode dan alat pengambilan keputusan berbasis bukti seperti LCA–EPD (untuk jejak lingkungan) dan LCC (untuk biaya siklus hidup), lalu diterapkan pada strategi material rendah emisi dan sirkular: pengurangan klinker (mis. SCM/LC3), alternatif pengikat, pemanfaatan residu/daur ulang (mis. RAP/WMA dan agregat daur ulang), serta pengendalian risiko melalui spesifikasi berbasis kinerja.
Pada bagian aplikasi, buku ini menekankan integrasi pengadaan hijau, QA/QC, dan monitoring data (hingga IoT/AI bila relevan) untuk memastikan klaim “berkelanjutan” benar-benar terukur dan dapat diverifikasi. Target pembaca adalah mahasiswa dan praktisi, dengan luaran kemampuan menyusun alternatif material, mengevaluasi trade-off kinerja–biaya–lingkungan, serta menyiapkan dokumen pendukung proyek infrastruktur berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN GEREJA DI MASA DEPAN
Vol. 1 No. 4 (2026)
Buku Implementasi Manajemen Gereja di Masa Depan membahas secara komprehensif bagaimana gereja dapat mengelola pelayanan secara efektif, efisien, dan tetap setia pada landasan teologis di tengah perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang semakin cepat. Buku ini menegaskan bahwa manajemen gereja bukanlah upaya sekularisasi pelayanan, melainkan bentuk penatalayanan yang bertanggung jawab untuk mewujudkan visi dan misi gereja secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan teologi, kepemimpinan, dan prinsip-prinsip manajemen modern, buku ini menguraikan konsep, strategi, serta praktik manajemen gereja yang relevan dengan konteks masa depan. Pembahasan mencakup perencanaan strategis, pengelolaan sumber daya, kepemimpinan hamba, tata kelola gereja yang transparan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan, tanpa mengabaikan dimensi rohani dan pastoral gereja.
Buku ini ditujukan bagi pemimpin gereja, pelayan, akademisi, dan mahasiswa teologi yang ingin memahami dan menerapkan manajemen gereja secara kontekstual dan visioner. Dengan penekanan pada relevansi, keberlanjutan, dan kesetiaan pada nilai-nilai Kristiani, buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi gereja dalam menjawab tantangan masa depan dan menjalankan panggilan pelayanan secara utuh.
SATANISME DALAM AGAMA: BAYANG-BAYANG SEMU NILAI RELIGIUSITAS
Vol. 1 No. 4 (2026)
Buku Satanisme dalam Agama: Bayang-Bayang Semu Nilai Religiusitas membahas konstruksi satanisme dalam sejarah dan wacana keagamaan. Karya ini menelusuri bagaimana figur Satan dipahami secara teologis dan simbolik, serta bagaimana konsep kejahatan dibentuk melalui institusi dan otoritas religius.
Melalui pendekatan historis dan sosiologis, buku ini menunjukkan bahwa tuduhan satanisme kerap terkait dengan kepanikan moral, stigmatisasi, dan mekanisme legitimasi kekuasaan. Satanisme dipahami bukan semata doktrin, melainkan juga sebagai konstruksi sosial.
Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca meninjau kembali dikotomi baik–jahat secara kritis dan proporsional, serta menempatkan kajian satanisme dalam kerangka akademik yang objektif.
Hukum Perikanan
Vol. 1 No. 4 (2026)
Buku Hukum Perikanan membahas kerangka hukum yang mengatur pengelolaan, pemanfaatan, dan perlindungan sumber daya perikanan dalam perspektif hukum nasional dan internasional. Pembahasan menekankan prinsip keberlanjutan, kedaulatan negara atas sumber daya laut, serta pengaturan kegiatan penangkapan dan budidaya ikan.
Selain itu, buku ini menguraikan instrumen hukum dalam tata kelola perikanan, termasuk sistem perizinan, pengawasan sumber daya perikanan, serta penegakan hukum terhadap praktik Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUU Fishing). Analisis juga menyoroti peran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, buku ini menjadi referensi akademik bagi mahasiswa dan praktisi hukum dalam memahami dinamika regulasi perikanan. Kajian yang disajikan memberikan landasan konseptual untuk mendukung perlindungan ekosistem laut serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA “ 10 KOTA BALI BARU “ DI GERBANG IBU KOTA NEGARA BARU BERWAWASAN GLOBAL DAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Vol. 1 No. 4 (2026)
Buku Pengembangan Destinasi Wisata “10 Bali Baru” di Gerbang Ibu Kota Negara Baru Berwawasan Global dan Berbasis Kearifan Lokal membahas konsep dan strategi pengembangan destinasi wisata sebagai bagian dari pembangunan pariwisata nasional. Program “10 Bali Baru” menjadi upaya untuk mendorong pemerataan destinasi wisata di Indonesia sekaligus mendukung pengembangan kawasan strategis di sekitar Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Pembahasan dalam buku ini mencakup potensi alam, budaya, serta peran infrastruktur dalam pengembangan destinasi wisata yang terintegrasi. Selain itu, buku ini menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang memadukan wawasan global dengan kearifan lokal sebagai identitas dan kekuatan utama pariwisata Indonesia.
Melalui kajian tersebut, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berbasis pada potensi lokal.
METROLOGI DAN JAMINAN MUTU PENGUKURAN
Vol. 1 No. 4 (2026)
Metrologi bukan sekadar kegiatan mengukur, tetapi merupakan fondasi kepercayaan dalam sains, industri, dan kehidupan bermasyarakat. Setiap hasil pengukuran memiliki implikasi ilmiah, teknis, hingga hukum, sehingga keakuratan, ketertelusuran, dan keandalannya harus dijaga sebagai tanggung jawab ilmiah dan etis. Tanpa sistem pengukuran yang bermutu, data kehilangan validitas dan daya gunanya.
Sistem pengukuran yang andal dibangun atas standar internasional, prosedur terdokumentasi, kompetensi sumber daya manusia, serta pengendalian ketidakpastian yang konsisten. Metrologi memberikan dasar ilmiah, sementara jaminan mutu memastikan penerapannya sesuai standar seperti ISO 10012 dan ISO/IEC 17025. Di tengah globalisasi dan transformasi digital, harmonisasi dan integrasi sistem pengukuran menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Pada akhirnya, metrologi berperan dalam melindungi konsumen, menjaga keselamatan publik, dan mendukung daya saing nasional. Buku ini diharapkan menjadi referensi sekaligus penguat komitmen terhadap budaya pengukuran yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab demi kemajuan ilmu pengetahuan dan industri.
Ekonomi Pembangunan
Vol. 1 No. 4 (2026)
Buku Ekonomi Pendidikan ini disusun sebagai buku ajar bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai hubungan antara pendidikan dan pembangunan ekonomi. Buku ini menempatkan pendidikan tidak hanya sebagai sektor sosial, tetapi juga sebagai investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui pendekatan ekonomi, mahasiswa diajak memahami bagaimana pendidikan berperan dalam meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan daya saing suatu daerah maupun negara.
Pembahasan dalam buku ini mencakup konsep dasar ekonomi pendidikan, teori modal manusia (human capital), pengembalian investasi pendidikan, pembiayaan pendidikan, serta analisis biaya dan manfaat (cost-benefit analysis). Selain itu, buku ini mengulas keterkaitan antara tingkat pendidikan, pasar tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan kemiskinan. Dengan pendekatan teoritis dan empiris, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis kebijakan pendidikan dari perspektif efisiensi, pemerataan, dan keberlanjutan.
Buku ini juga membahas isu-isu aktual seperti ketimpangan akses pendidikan, kualitas pendidikan, pengangguran terdidik, serta tantangan pendidikan di era digital dan globalisasi. Konteks nasional dan regional, termasuk dinamika pembangunan di Aceh dan Sumatera, turut menjadi bagian penting dalam pembahasan agar mahasiswa dapat memahami realitas yang dihadapi di lingkungan sekitarnya.
Sebagai buku ajar, materi disusun secara sistematis dan aplikatif untuk mendukung proses pembelajaran di kelas. Diharapkan buku ini dapat memperkuat kemampuan analitis mahasiswa dalam mengevaluasi kebijakan pendidikan serta merumuskan rekomendasi yang relevan bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional, sejalan dengan visi akademik Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Embedding Critical Literacy within Higher Education EFL Reading Courses: A Narrative Inquiry of an Indonesian Lecturer’s Practice
Vol. 1 No. 3 (2026)
This study explores the integration of critical literacy into English as a Foreign Language (EFL) reading courses in Indonesian higher education. Emphasizing students’ ability to critically analyze, evaluate, and reflect on texts, the study positions critical literacy as a pedagogical approach that fosters social, cultural, and ideological awareness through reading instruction.
Employing a narrative inquiry approach, the research documents an Indonesian lecturer’s experiences and pedagogical practices in designing and implementing critical literacy-oriented EFL reading instruction. The study aims to contribute both conceptually and pedagogically to EFL education in higher education by highlighting the lecturer’s role in cultivating critical and reflective readers.
KOMUNIKASI REKAYASA DALAM KONSTRUKSI
Vol. 1 No. 3 (2026)
Komunikasi rekayasa dalam konstruksi merupakan proses penyampaian dan pertukaran informasi teknis secara sistematis melalui berbagai media, seperti gambar teknik, spesifikasi teknis, laporan, dan dokumen kontrak. Proses ini berperan penting dalam menerjemahkan gagasan perencanaan menjadi pekerjaan fisik di lapangan, sekaligus menjadi dasar koordinasi antar disiplin, pengendalian mutu, serta pengambilan keputusan teknis selama pelaksanaan proyek.
Komunikasi rekayasa yang efektif menuntut kejelasan, ketepatan, dan keseragaman informasi agar dapat dipahami secara sama oleh seluruh pemangku kepentingan proyek. Ketidaktepatan atau ketidaksinkronan komunikasi dapat menimbulkan kesalahan pekerjaan, keterlambatan, dan pemborosan sumber daya. Oleh karena itu, penerapan komunikasi rekayasa yang terstruktur dan terstandar menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi, mutu, dan keselamatan dalam proyek konstruksi.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR BAHASA INDONESIA
Vol. 1 No. 3 (2026)
Politeness in language use within the teaching and learning process of Indonesian language is a fundamental aspect that supports effective educational communication between teachers and students. Polite language reflects respect, ethical awareness, and mutual appreciation, while also functioning as a means of character formation and the development of a healthy academic culture. In the classroom context, linguistic politeness is not limited to word choice, but also encompasses intonation, speech structure, and the appropriateness of language use in relation to social roles and communicative situations.
Through Indonesian language instruction, politeness in language is systematically taught and practiced as an integral part of comprehensive language competence. Teachers serve as role models in the use of proper and polite language, while students are guided to communicate effectively, respectfully, and responsibly. Thus, linguistic politeness in the teaching and learning process not only enhances the quality of classroom interaction but also contributes to the development of ethical and socially responsible language behavior in broader social contexts.
ESP Needs-Analysis-Based Syllabus for Islamic Banking Study Program: Key Principles and Model
Vol. 1 No. 3 (2026)
This article presents an ESP (English for Specific Purposes) syllabus model for an Islamic Banking Study Program grounded in systematic needs analysis. It argues that syllabus design should start from clearly mapped communicative demands of students’ future academic and professional tasks—such as reading Sharia-compliant financial documents, drafting reports, delivering presentations, and handling client-facing interactions—so that learning outcomes align with real workplace discourse and program outcomes.
The proposed model integrates OBE principles by translating needs-analysis findings into measurable learning outcomes, targeted language functions, and authentic task sequences. Core design principles include domain relevance (Islamic finance terminology and genres), skills integration (reading–writing–speaking–listening in workplace scenarios), scaffolding from general to specialized competence, and performance-based assessment through projects and simulations that mirror industry practices.
Inovasi Material Konstruksi Berwawasan Lingkungan
Vol. 1 No. 3 (2026)
Buku ini membahas perkembangan dan penerapan material konstruksi yang dirancang untuk menekan dampak lingkungan tanpa mengorbankan kinerja struktural, durabilitas, dan aspek keselamatan. Fokus utama diarahkan pada strategi pengurangan jejak karbon dan efisiensi sumber daya melalui pemilihan bahan, rekayasa campuran, proses produksi, hingga pengelolaan siklus hidup material pada proyek bangunan dan infrastruktur.
Materi mencakup konsep dasar material ramah lingkungan, pengenalan material rendah emisi (misalnya semen/binder alternatif, beton hijau, serta campuran berbasis bahan tambah), pemanfaatan limbah industri dan domestik sebagai material substitusi, serta inovasi material daur ulang untuk perkerasan jalan dan elemen bangunan. Buku ini juga mengulas teknologi material modern seperti geopolimer, self-healing materials, material berbasis serat alami, komposit, serta solusi pelindung untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi, cuaca ekstrem, dan degradasi kimia.
Selain aspek teknis, buku ini menekankan evaluasi keberlanjutan melalui Life Cycle Assessment (LCA), standar dan kriteria green building, uji mutu serta kontrol kualitas, analisis biaya-siklus hidup, dan pertimbangan implementasi di lapangan. Ditujukan bagi mahasiswa teknik sipil/arsitektur, peneliti, kontraktor, konsultan, dan pemangku kebijakan, buku ini menjadi rujukan aplikatif untuk memilih dan merancang material konstruksi yang lebih hijau, efisien, dan siap menghadapi tuntutan pembangunan berkelanjutan.
Smart Sustainable Hydrology : Teknologi Digital, Pemodelan, GIS, dan Rekayasa Air untuk Infrastruktur Tangguh Iklim
Vol. 1 No. 3 (2026)
Buku ini membahas pendekatan hidrologi modern berbasis teknologi cerdas untuk mendukung pembangunan infrastruktur air yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim. Materi mencakup pemanfaatan sensor dan Internet of Things (IoT), analitik data dan kecerdasan buatan, pemodelan hidrologi–hidraulika, serta integrasi GIS dan penginderaan jauh untuk pemetaan risiko banjir, kekeringan, dan degradasi DAS. Selain konsep dan metodologi, buku ini menekankan praktik rekayasa air yang adaptif—mulai dari perencanaan, operasi, hingga evaluasi kinerja sistem—dengan studi kasus dan alur kerja (workflow) yang dapat diterapkan pada skala perkotaan maupun wilayah sungai. Ditujukan bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi, buku ini menjadi panduan komprehensif untuk merancang keputusan berbasis data dalam pengelolaan sumber daya air dan ketahanan iklim.
Mekanika Bahan untuk Konstruksi Berkelanjutan
Vol. 1 No. 3 (2026)
Mekanika Bahan untuk Konstruksi Berkelanjutan adalah buku ajar yang membahas prinsip dasar perilaku material terhadap beban, mulai dari konsep tegangan–regangan, sifat elastis dan plastis, hingga analisis kekuatan dan kekakuan elemen struktur. Pembahasan diarahkan pada kebutuhan konstruksi modern yang ramah lingkungan melalui pemilihan material, efisiensi desain, serta pendekatan inovatif untuk meningkatkan keamanan, keandalan, dan umur layanan infrastruktur. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa dan praktisi teknik sipil sebagai pegangan ringkas dan aplikatif dalam merancang konstruksi yang lebih berkelanjutan.